loading…
Wuling Air EV (kiri) dan Wuling Mini EV Aira (kanan) yang akan diluncurkan di GIIAS 2026. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Nah, tentu banyak yang penasaran, apa saja sih bedanya dengan Air EV yang sangat populer di Indonesia itu? Berikut detilnya:
1. Dimensi & Bodi

Hongguang Mini EV: 3268 x 1520 x 1575 mm, wheelbase 2190 mm, 4 pintu 4 kursi, radius putar 4,5 m.
Air EV: 2974 x 1505 x 1631 mm, wheelbase 2010 mm, 4 kursi.
Perbedaan: Mini EV lebih panjang dan wheelbase-nya lebih panjang ~180 mm, sedangkan Air EV justru lebih tinggi. MINIEV terasa lebih “mobil kotak” memanjang, Air EV lebih pendek dan tinggi.
2. Baterai & Jarak Tempuh
Mini EV: baterai LFP (Divine Refined Battery), varian 16,2 kWh (205 km CLTC) dan 25,1 kWh (301 km CLTC).
Air EV: baterai LFP, varian 17,3 kWh (200 km) dan 26,7 kWh (300 km).
Persamaan: keduanya pakai kimia baterai yang sama (LFP) dengan kapasitas dan jarak tempuh yang nyaris identik di dua tingkatan (kelas ~200 km dan ~300 km).
3. Performa & Pengisian Daya
Mini EV: motor “three-in-one”, daya maksimum 30 kW, kecepatan maksimum 101 km/jam, mode berkendara Eco/Standard/Sport.
Air EV: motor PMSM tunggal, daya 30 kW (40 hp), torsi 110 Nm, RWD.
Persamaan: sama-sama penggerak roda belakang (RWD) dengan daya motor 30 kW — jadi performa dasarnya setara.