loading…
Sindonews masuk langsung ke pabrik baterai Wuling di Liuzhou—dari sel, ke pack, sampai layar monitor yang mengawasi tiga kota sekaligus. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Jawabannya: sudah mulai dirakit sendiri, di Cikarang. Bukan cuma impor jadi lalu pasang.
Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian, mengonfirmasi hal ini langsung di Liuzhou, China, belum lama ini.
“Kita sudah melakukan perakitan baterai di fasilitas perakitan kita di Cikarang. Ini selaras dengan Kementerian Perindustrian untuk bisa mengejar tahapan TKDN,” katanya.
Perpres 79 Tahun 2023 menetapkan target berjenjang: minimal 40 persen pada 2022–2026, naik ke 60 persen pada 2027–2029, dan 80 persen pada 2030 dan seterusnya.
Mayoritas produk Wuling, menurut Ricky, sudah mengantongi lebih dari 40 persen komponen lokal.
Bukan hanya dari baterai, tapi juga kerja sama dengan vendor dan supplier lokal—sebagian di Jawa Barat, sebagian di luar. Wuling juga sudah membuka pembicaraan dengan produsen baterai yang lebih dulu masuk Indonesia, seperti CATL dan HLI Green Power.