Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari



loading…

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mencatatkan produksi awal Sumur LLA-5. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mencatatkan produksi awal Sumur LLA-5 di Lapangan LLA, perairan utara Jawa Barat, mencapai 780 barel minyak per hari atau lebih dari dua kali lipat target awal sebesar 300 barel per hari. Capaian tersebut memperkuat prospek pengembangan cadangan migas di wilayah lepas pantai utara Jawa Barat sekaligus mendukung peningkatan produksi minyak nasional.

General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama mengatakan keberhasilan Sumur LLA-5 menunjukkan potensi cadangan migas di Lapangan LLA masih menjanjikan untuk terus dikembangkan. “Keberhasilan pengeboran di Sumur LLA-5 ini menjadi bukti nyata bahwa potensi cadangan di wilayah lepas pantai utara Jawa Barat masih sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan. Ini menjadi modal kuat bagi kami untuk melanjutkan program pengeboran berikutnya, dengan Sumur LLA-7,” kata Muzwir dalam pernyataannya, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: Hasil Efisiensi, PHE ONWJ Cetak Produksi Minyak Murni 1.321 BOPD

Sumur LLA-5 mulai berproduksi pada 26 Juni 2026 setelah PHE ONWJ mereaktivasi Lapangan LLA yang sempat tidak mengalami aktivitas pengeboran baru selama 24 tahun. Sebelumnya, perusahaan juga telah berhasil mengoperasikan Sumur LLA-6 sebagai bagian dari program pengeboran dua sumur baru yang dimulai sejak awal 2026.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *