
loading…
IHSG pada perdagangan pekan ini, 20-24 Juni 2026 diperkirakan akan bergerak dengan stimulus makroekonomi yang relatif terbatas. Foto/Dok
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi menilai, rilis kinerja keuangan korporasi akan menjadi motor penggerak utama di pasar saham domestik. “Hasil kinerja perusahaan diperkirakan akan menjadi penentu utama arah rotasi sektor maupun keberlanjutan aliran dana ke pasar saham domestik,” kata Imam dalam risetnya, Senin (20/7/2026).
Imam menambahkan, dari dalam negeri perhatian pasar akan tertuju pada keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit perbankan, serta data suplai uang M2 (M2 Money Supply) untuk membaca kondisi likuiditas.
Baca Juga: IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Sementara dari sentimen eksternal, investor akan mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) seperti ADP Employment Change, klaim pengangguran awal, lembar kerja The Fed, hingga data Loan Prime Rate China.