Dituduh Terima 300 Drone dari Rusia, Kuba Bersumpah Akan Musnahkan Penjajah AS



loading…

Dituduh terima 300 drone dari Rusia, Kuba bersumpah akan musnahkan penjajah AS. Foto/X/@SkylineSto14597

HAVANA – Duta Besar dan Perwakilan Tetap Kuba untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Ernesto Sobrón Guzmán dengan tegas menegaskan hak kedaulatan negara kepulauan itu untuk membela diri terhadap potensi agresi militer AS, sesuai dengan hukum internasional dan Piagam PBB.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita TASS Rusia, Ernesto Sobrón Guzmán menolak klaim AS yang menggambarkan Kuba sebagai ancaman, dengan menyatakan secara tegas bahwa “Kuba bukanlah ancaman bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Siapa pun yang mengklaim sebaliknya adalah pembohong.”

Ia menekankan hak sah Kuba untuk membela diri dalam menghadapi invasi militer atau dalih yang dibuat-buat oleh Washington.

Pernyataan ini merupakan tanggapan langsung terhadap laporan provokatif dari media propaganda AS, Axios, yang mengutip pejabat intelijen Amerika anonim yang mengklaim bahwa Kuba telah memperoleh lebih dari 300 drone militer dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari Rusia dan Iran.

Laporan tersebut menuduh bahwa pejabat militer Kuba telah membahas potensi penggunaan drone ini terhadap target AS, termasuk pangkalan angkatan laut AS ilegal di Teluk Guantanamo, kapal militer Amerika, dan bahkan kota Key West di Florida selatan jika terjadi peningkatan konflik.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *