
loading…
Presiden Iran Masoud Pezeshkian tuding AS dan Israel gunakan berbagai proyek untuk adu domba umat Islam. Foto/Press TV
Dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi di Teheran pada hari Minggu, Pezeshkian mengatakan kebijakan prinsip Iran didasarkan pada perluasan hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga, khususnya negara-negara pesisir Teluk Persia.
“Republik Islam Iran berupaya menjalin hubungan yang ramah, stabil, dan berkelanjutan berdasarkan hubungan bertetangga yang baik dengan negara-negara Muslim di kawasan ini, tetapi Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) selalu berusaha, melalui proyek-proyek yang memecah belah dan menciptakan ketidakpercayaan, untuk mengadu domba negara-negara Muslim satu sama lain,” tambahnya, dilansir Press TV.
Ia menyampaikan apresiasi atas peran Pakistan dalam menengahi kesepakatan gencatan senjata antara Teheran dan Washington 40 hari setelah perang agresi AS-Israel terhadap Iran. Ia berharap upaya diplomatik dan politik ini akan memperkuat perdamaian, stabilitas, dan keamanan yang langgeng di kawasan tersebut.
Presiden mengutuk agresi militer AS-Israel terhadap Iran dan kemartiran Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, beberapa komandan berpangkat tinggi, menteri, mahasiswa yang tidak bersalah, dan warga sipil sebagai “kejahatan berat yang melanggar semua norma kemanusiaan, hukum, dan internasional.”
Ia menekankan bahwa tidak ada hati nurani yang sadar dan bebas di dunia yang dapat menerima tindakan kriminal semacam itu.
Menunjuk pada tujuan jahat di balik agresi AS dan Israel, Pezeshkian mengatakan bahwa mereka terutama berupaya menciptakan ketidakstabilan internal dan melemahkan atau menggulingkan rezim Islam—tetapi mereka tidak pernah membayangkan bahwa bangsa Iran yang agung, mulia, dan sadar akan berdiri di samping negara mereka dengan koherensi dan kekuatan.
Ia lebih lanjut mencatat bahwa AS dan Israel melakukan tindakan terorganisir yang bertujuan untuk menyusupkan elemen teroris bersenjata dari perbatasan barat laut dan tenggara Iran.