
loading…
Kerajaan Arab Saudi mengecam keras serangan drone di dekat pembangkit nuklir Uni Emirat Arab, tapi tak menuduh Iran sebagai pelaku serangan. Foto/SPA
Kementerian Pertahanan UEA mengatakan telah berhasil mencegat dua drone, sementara drone ketiga menghantam generator listrik di dekat fasilitas nuklir di Wilayah al-Dhafra, Abu Dhabi.
Baca Juga: UEA Gagal Bujuk Arab Saudi dan Qatar untuk Perang Gabungan Keroyok Iran
Kementerian mengatakan drone tersebut masuk dari perbatasan barat, tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut.
Kantor Media Abu Dhabi melaporkan bahwa otoritas darurat menanggapi insiden tersebut dan mengonfirmasi bahwa tidak ada korban luka.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan Kerajaan dengan tegas menolak “serangan terang-terangan” tersebut. “Ini mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” katanya.
Kementerian itu juga menegaskan kembali solidaritas Arab Saudi dengan UEA. “Dan dukungannya untuk semua langkah yang diambil untuk melindungi kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayahnya,” paparnya.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan kemudian menerima panggilan telepon dari Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed, di mana kedua pihak meninjau langkah-langkah keamanan setelah serangan tersebut, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), Senin (18/5/2026).