
loading…
Bernostalgia dengan fotografi analog dan film, Lomography kini hadir di Indonesia melalui peluncuran yang digelar di Liberta Cafe and Restaurant, Jakarta. Foto: Ist
Kehadiran Lomography di Indonesia semakin melengkapi ekosistem fotografi yang dinamis sejalan dengan tren kebangkitan fotografi film yang digandrungi oleh generasi muda hingga profesional.
“Kami sangat antusias membawa Lomography ke Indonesia. Brand ini bukan sekadar kamera, tetapi sebuah trend culture gerakan kreatif yang mendorong setiap orang untuk mengeksplorasi sisi artistik yang hanya bisa didapat melalui fotografi analog,” ujar CEO PT Duta Sukses Indonesia Denny Tjiusnoyo, belum lama ini.
Lomography dikenal di seluruh dunia sebagai pionir dalam culture/budaya fotografi yang membawa kebebasan berekspresi dalam mengambil foto tanpa perlu terpaku pada kaidah-kaidah baku fotografi pada umumnya. Dengan slogan lomography, don’t think just shoot.
Budaya Lomography tercermin dengan kehadiran kamera-kamera analoq dan instant camera ikonik seperti MC-A, Diana, Fisheye, La Sardina, Instant Automat serta film-film LomoChrome unik yang mampu menghasilkan efek warna khas dan tidak terduga.