
loading…
Kawasan pantai selatan Lombok kian dilirik sebagai destinasi baru investasi properti dan hospitality. FOTO/dok.SindoNews
“Struktur ini kami rancang agar investor dapat melihat langsung perkembangan proyek dan memiliki visibilitas yang jelas terhadap aset yang mereka miliki,” ujar pendiri MOJO Developments, Gorka seperti dikutip, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: 15 Kloter Mendarat di Hari Pertama Gelombang II, Jemaah Haji LOP 12 Lombok Jadi Kloter Perdana
Lombok dalam beberapa tahun terakhir semakin menonjol sebagai kawasan dengan prospek pertumbuhan properti di Indonesia. Hal ini mendorong pengembang seperti MOJO Developments untuk memperluas investasi di sektor resort dan villa di kawasan Kuta Mandalika dan sekitarnya.
MOJO mengusung model bisnis terintegrasi yang mencakup pembangunan, pengelolaan, hingga distribusi hasil investasi. Pendekatan ini memungkinkan investor tidak hanya memiliki aset properti, tetapi juga memperoleh pendapatan dari operasional hospitality yang dikelola secara profesional.