
loading…
Amerika Serikat sebenarnya mengawali turnamen dengan meyakinkan. Tim asuhan Mauricio Pochettino meraih kemenangan beruntun atas Paraguay dan Australia, sekaligus mencatat dua kemenangan beruntun di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1930. Mereka juga keluar sebagai juara grup sehingga mendapatkan jalur yang relatif menguntungkan di fase gugur.
Namun, performa AS mulai menurun setelah kalah 2-3 dari Turki pada laga terakhir fase grup. Situasi semakin memburuk ketika mereka dihajar Belgia 1-4 pada babak 16 besar, hasil yang mengakhiri harapan tuan rumah untuk melangkah jauh di turnamen.
Selepas kekalahan tersebut, sorotan publik banyak tertuju kepada sejumlah pemain, termasuk Christian Pulisic. Akan tetapi, Rapinoe justru menilai akar persoalan berada di luar lapangan.
Dalam podcast A Touch More: The Beautiful Game, peraih dua gelar Piala Dunia bersama timnas putri Amerika Serikat itu mengaitkan kegagalan tim dengan kontroversi kartu merah Folarin Balogun.