
loading…
Saddam mengungkap telah menulis sebuah buku berjudul Si Kurus yang Jerawatan. Foto: MNC Media
Saddam mengungkap telah menulis sebuah buku berjudul Si Kurus yang Jerawatan. Buku tersebut menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil, mulai dari menjadi anak yang kurus, berjerawat, kerap dibully, hingga akhirnya mampu bangkit dan meraih berbagai prestasi. Lewat buku tersebut, Saddam ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain membahas bukunya, Saddam juga menceritakan pengalaman yang cukup menggelitik.
Karena memiliki wajah blasteran Minang dan Tionghoa, ia mengaku beberapa kali dikira sebagai seorang mualaf. Bahkan saat baru pindah rumah dan rutin shalat di masjid selama beberapa hari, sempat beredar kabar di lingkungan tempat tinggalnya bahwa ada jamaah yang merupakan mualaf. Padahal, Saddam menegaskan dirinya telah memeluk agama islam sejak lahir.
Meski sempat menjadi korban salah paham, Saddam memilih menanggapinya dengan santai.
Baginya, penampilan fisik tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai keyakinan seseorang. Apa saja cerita menarik di balik buku “Si Kurus yang Jerawatan”? Benarkah pengalaman dikira mualaf itu benar-benar terjadi hanya karena wajah blasterannya? Saksikan cerita lengkapnya hanya di channel YouTube @aziarizza.
(wur)