
loading…
Dinda Ghania kembali memperkenalkan karya terbarunya.
Half of Me yang resmi diperkenalkan pada 4 Juli 2026 ini mengangkat sisi emosional sebuah hubungan yang benar-benar berakhir ketika seseorang bukan hanya kehilangan orang yang dicintai, juga merasa kehilangan sebagian dari dirinya sendiri.
“Lagu ini bercerita tentang seseorang yang sudah memberikan semua yang dimilikinya untuk orang yang disayang, tetapi pada akhirnya hubungan itu tetap berakhir. Rasanya seperti bukan hanya kehilangan seseorang, tetapi juga kehilangan sebagian dari diri kita,” kata Dinda.
Dalam proses kreatif pembuatan ‘Half of Me’, Dinda kembali menggandeng Josh Cumbee sebagai music producer sekaligus arranger. Selain itu, mengajak Gaston Pong sebagai rekan penulis lirik. Kolaborasi ini melanjutkan kerja sama sebelumnya lewat ‘Bad Connection’.
Jika ‘Bad Connection’ dibangun di atas nuansa modern pop dengan sentuhan dance-pop yang dinamis, ‘Half of Me’ justru hadir dengan pendekatan yang lebih minimalis. Josh Cumbee memilih gitar akustik dan piano sebagai fondasi utama aransemen, sehingga memberi ruang yang lebih luas bagi emosi dalam setiap lirik untuk berbicara.
“Kalau mau dibandingkan sama ‘Bad Connection’, memang terasa berbeda. Dominasi gitar akustik dan piano menjadi fondasi utama lagu ‘Half of Me’, tujuannya untuk memberi ruang yang lebih luas bagi emosi dalam setiap lirik untuk berbicara,” tutur Dinda.
Aransemen yang sederhana tersebut menjadi kekuatan utama ‘Half of Me’. Permainan melodi dan pilihan notasi yang dibangun Josh Cumbee menghadirkan atmosfer hangat sekaligus melankolis, sementara karakter vokal Dinda Ghania yang dibawakan secara natural membuat setiap bagian lagu terasa lebih intim.