Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci



loading…

Tren perdagangan aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) berbasis blockchain terus mencatatkan pertumbuhan. FOTO/iStock Photo

JAKARTA – Tren perdagangan aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) berbasis blockchain terus mencatatkan pertumbuhan pesat seiring meningkatnya minat investor terhadap instrumen keuangan digital seperti tokenisasi saham dan ETF AS. Namun, di tengah ekspansi pasar digital tersebut, aspek transparansi cadangan (Proof of Reserves) kini menjadi faktor krusial untuk menjamin keamanan serta kepercayaan pelaku pasar.

“Setiap exchange ingin berfokus pada penyediaan saham yang ditokenisasi, tetapi mereka mengabaikan pentingnya keamanan dan stabilitas, terutama terkait Proof of Reserves yang transparan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Bitget Gracy Chen dalam pernyataannya, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar ‘Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era’

Gracy menjelaskan kepastian keberadaan aset dasar (underlying asset), kejelasan pihak kustodian hingga proses verifikasi independen dinilai sangat vital untuk mencegah potensi manipulasi dan membangun ekosistem transaksi digital yang berkelanjutan. Tuntutan atas transparansi tersebut berbanding lurus dengan proyeksi lonjakan pasar tokenisasi aset global.

Laporan McKinsey & Company memproyeksikan nilai aset keuangan yang ditokenisasi dapat menembus mendekati USD2 triliun dolar pada 2030 dengan skenario optimistis mencapai USD4 triliun, seiring nilai RWA on-chain yang telah menyentuh puluhan miliar dolar AS pada awal 2026.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *