
loading…
Athena meminta pengecualian terhadap larangan pengangkutan LNG dari Rusia. FOTO/FT
“Di meja perundingan, imperatif moral semakin kurang berfungsi. Seluruh ibu kota negara anggota menyetujui retorika tegas dan pembicaraan soal solidaritas, namun semuanya lenyap saat dihadapkan pada kepentingan ekonomi,” ujar seorang diplomat UE yang terlibat dalam negosiasi di Brussel, seperti dikutip Financial Times, Rabu (22/7/2026).
Baca Juga: CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Enam negara yang keberatan terhadap paket sanksi baru tersebut adalah Yunani, Prancis, Italia, Jerman, Austria, dan Portugal. Penolakan itu memicu kebuntuan dalam pembahasan selama empat hari di tingkat duta besar negara-negara anggota UE di Brussel.
Paket sanksi baru tersebut mencakup pembatasan ekspor, sektor keuangan, serta mekanisme pembatasan harga minyak mentah Rusia. Namun, aturan UE mengharuskan seluruh keputusan terkait sanksi disetujui secara bulat sehingga penolakan sejumlah negara otomatis menunda implementasi paket tersebut.