
loading…
Kapal tanker pengangkut gas alam cair (LNG) yang disewa Petronet LNG India melintasi Selat Hormuz pada Senin (15/6). FOTO/Baird Maritim
“Pergerakan kapal ini dipantau ketat oleh para pedagang dan pemilik kapal untuk menilai apakah lalu lintas komersial dapat kembali aman melewati koridor tersebut setelah berbulan-bulan terganggu akibat serangan AS dan Israel awal tahun ini,” demikian laporan dari pelaku industri pelayaran dikutip dari The Economics Times, Selasa (16/6/2026).
Baca Juga: AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Kesepakatan sementara antara Washington dan Teheran diumumkan beberapa hari lalu untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz. Selat ini merupakan titik perlintasan strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia serta volume signifikan LNG.
Kapal tanker tersebut telah memuat kargo di fasilitas ekspor Ras Laffan, Qatar, pada 1-2 Maret lalu. Menurut data pelacakan kapal, tanker itu bertahan di sebelah barat selat selama lebih dari tiga bulan akibat meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.