
loading…
Bank Dunia atau World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026. FOTO/dok.SindoNews
“Rupiah akan kembali menguat secara bertahap pada semester kedua 2026,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, sebagaimana dikutip Sabtu (13/6/2026).
Baca Juga: IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Bank Indonesia secara mengejutkan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Langkah di luar jadwal itu merupakan kenaikan kedua dalam dua bulan terakhir sebagai upaya menahan pelemahan rupiah yang berulang kali mencetak rekor terendah terhadap dolar AS.
Pemerintah menyiapkan strategi terpadu untuk menstabilkan nilai tukar melalui penguatan koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan. Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan pasokan devisa melalui optimalisasi pengelolaan devisa hasil ekspor serta pendalaman pasar keuangan domestik.