Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM



loading…

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) melaporkan total akumulasi penyaluran pinjaman daring. FOTO/Shutterstock

JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) melaporkan total akumulasi penyaluran pinjaman daring (pindar). Hingga kini, total akumulasi penyaluran pinjaman melalui platform pindar telah melampaui Rp1.388 triliun dengan lebih dari 169 juta peminjam (borrower) aktif yang telah terlayani.

“Ada ketidakseimbangan narasi yang perlu dikoreksi, salah satunya tentang jutaan borrower yang berhasil tidak pernah jadi berita. Pindar adalah jembatan bagi jutaan orang tersebut, yang selama ini tidak punya rekam jejak perbankan dan kini bisa mendapatkan modal untuk tumbuh,” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) Firlie Ganinduto seperti dikutip pada Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga: Pinjol Jadi Favorit Warga RI, Pendanaan Tembus Rp92,92 Triliun

AFTECH menyebut sekitar 38% hingga 40% dari total penerima pinjaman merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memperoleh akses pembiayaan untuk pertama kalinya. Selain itu, lebih dari 90%borrower tercatat memenuhi kewajiban pembayaran tepat waktu sesuai perjanjian.

Menurut Firlie, industri pindar tidak hanya berfungsi sebagai penyalur pinjaman, tetapi juga menjadi pintu masuk masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan formal untuk masuk ke dalam sistem keuangan. Banyak pengguna memanfaatkan pinjaman untuk menambah modal usaha, menjaga arus kas usaha, hingga memenuhi kebutuhan pendidikan keluarga.

Untuk menjaga kepercayaan publik, AFTECH memastikan seluruh penyelenggara pindar yang menjadi anggotanya menerapkan standar tata kelola yang ketat, transparan dalam biaya dan bunga, serta memiliki mekanisme perlindungan konsumen yang jelas dan mudah diakses masyarakat.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *