
loading…
Taiwan gunakan AI untuk merekrut informan dan whistleblower China. Foto/Biro Keamanan Nasional Taiwan
Taipei menyatakan bahwa mereka menawarkan saluran yang aman bagi semakin banyak orang yang muak dengan sistem komunis China dan menginginkan perubahan.
Baca Juga: Beijing: Asing Mata-mata China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Beijing menganggap pulau Taiwan yang telah memerintah sendiri selama puluhan tahun sebagai wilayah China. Kedua pihak telah lama saling memata-matai, dan Taiwan khususnya telah melaporkan peningkatan jumlah kasus spionase China.
Biro Keamanan Nasional Taiwan mengatakan di situs webnya bahwa dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi China menghadapi kesulitan yang semakin meningkat, sementara kontrol politik tetap “ketat”.
“Ditambah dengan semakin banyaknya masalah sosial dan terkait mata pencaharian, kondisi ini telah memicu ketidakpuasan publik,” bunyi sebuah pernyataan biro tersebut dalam bahasa Mandarin dan Inggris.
“Akibatnya, semakin banyak individu yang menghubungi lembaga terkait di Taiwan, dengan tujuan memberikan berbagai jenis informasi,” paparnya.