
loading…
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Dipercaya sebagai starter oleh pelatih Mohamed Ouahbi, Bouaddi tidak menunjukkan tanda-tanda gugup saat menghadapi pemain-pemain berpengalaman seperti Casemiro, Raphinha, dan Vinicius Junior. Sebaliknya, gelandang muda yang baru memutuskan membela Maroko pada Mei lalu itu tampil sebagai pengatur tempo permainan sekaligus benteng pertama di lini tengah Atlas Lions.
Baca Juga: FIFA Minta Timnas Mesir Hapus 7 Bintang di Jersey Jelang Lawan Belgia
Statistik menunjukkan betapa dominannya Bouaddi dalam pertandingan tersebut. Ia mencatat jarak tempuh hampir 12 kilometer, terbanyak di antara pemain Maroko, serta membukukan 67 operan dengan akurasi mencapai 91 persen. Tidak hanya itu, pemain kelahiran Prancis tersebut juga mencatat enam recovery ball, lima intersep, dan memenangkan sembilan duel sepanjang laga.
Penampilan impresif Bouaddi mendapat pujian dari legenda Inggris Alan Shearer yang bertugas sebagai pundit BBC. Menurut Shearer, Bouaddi dan Vinicius Junior merupakan dua pemain terbaik di lapangan. Ia menilai ketenangan Bouaddi saat menguasai bola dan kemampuannya mengendalikan ritme permainan menjadi faktor penting yang membuat Brasil kesulitan mendominasi lini tengah.
Performa gemilang itu juga semakin mengangkat nilai Bouaddi di bursa transfer Eropa. Gelandang Lille tersebut sudah lama masuk radar Arsenal dan sejumlah klub elite lainnya. Media Inggris bahkan menyebut penampilannya melawan Brasil menjadi bukti bahwa Bouaddi merupakan salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia saat ini. Jika mampu menjaga konsistensi, debut luar biasa di Piala Dunia 2026 bisa menjadi awal lahirnya bintang baru sepak bola Maroko.
(sto)