
loading…
Para turis Israel dipukuli massa di situs wisata di Montenegro, diteriaki sebagai pelaku genosida di Gaza. Foto/Rexels-mikhail-nilov/Sloboden Pecat
Serangan itu terjadi pada Sabtu pekan lalu. Salah satu korban mengungkapkannya kepada lembaga penyiaran publik Israel, KAN News, pada Kamis lalu.
Baca Juga: Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
“Lebih dari 10 pemuda memaki kami, menendang kami, dan melempar kursi ke arah kami,” katanya, yang berbicara tanpa bersedia diidentifikasi.
Menurutnya, salah satu korban lainnya mengalami patah rahang. Ada juga korban yang pingsan karena parahnya pemukulan yang diterima.
Menurut laporan N12, pada awal bulan ini, sekelompok turis Israel yang mengunjungi Plav, sebuah kota di Montenegro utara, dilecehkan oleh dua penduduk setempat.
Dalam video yang direkam oleh pria yang menyerang kelompok turis, pasangan penyerang terdengar berkata, “Beristirahat sejenak dari genosida. Seharusnya kalian tidak bepergian, tetaplah di tempat yang kalian sebut Israel.”
Setelah upaya para turis untuk menghentikan konfrontasi, kedua penyerang itu melanjutkan, “Saya kenal ibumu yang membunuh anak-anak,” sambil menyebut mereka “pembunuh bayi” yang telah melakukan “genosida”.