Israel Langgar Gencatan Senjata, Bombardir Lebanon Tewaskan 10 Orang



loading…

Israel melanggar gencatan senjata dengan membombardir Lebanon selatan pada Jumat dan Sabtu yang menewaskan 10 orang. Foto/NNA

BEIRUT – Militer Zionis Israel telah melanggar gencatan senjata dengan membombardir Lebanon selatan pada Jumat dan Sabtu. Serangan udara dua hari itu telah menewaskan 10 orang.

Militer Zionis nekat membombardir Lebanon selatan meski pada hari Jumat diumumkan Presiden Amerika Serikat(AS) Donald Trump bahwa gencatan senjata diperpanjang selama tiga minggu.

Baca Juga: Iran Belum Kerahkan Sebagian Besar Kemampuan Rudalnya dalam Perang Melawan AS-Israel

Enam orang tewas dalam serangan udara pada hari Jumat, dan empat orang lainnya tewas dalam serangan udara pada hari Sabtu yang menargetkan sebuah truk dan sepeda motor di kota Yahmar al-Shaqif di distrik Nabatieh.

Trump sebelumnya mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama tiga minggu antara Lebanon dan Israel setelah pembicaraan di Washington, dengan mengatakan pertemuan itu “berjalan sangat baik” dan menjanjikan dukungan AS yang berkelanjutan untuk keamanan Lebanon.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan, “Serangan Israel di Lebanon selatan pada hari Jumat, 24 April, menyebabkan gugurnya enam warga dan cedera dua lainnya.”

Pasukan Israel juga melakukan ledakan dahsyat di kota Khiam, sementara pasukan Zionis melepaskan tembakan senapan mesin ke arah pinggiran Marwahin saat fajar, menurut National News Agency (NNA) Lebanon.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *