
loading…
50 pasangan Palestina mengikuti acara nikah massal di Kota Gaza, Palestina, pada 11 Mei 2026. Foto/Mohammed Asad/Middle East Monitor
Acara ini berlangsung ketika warga Gaza terus menghadapi kesulitan kemanusiaan dan ekonomi yang parah akibat perang yang telah berlangsung sejak 8 Oktober 2023.
Inisiatif ini bertujuan membawa kebahagiaan bagi para peserta dan meringankan beban keuangan yang telah menghalangi banyak kaum muda untuk menikah.
Abdulrahman Al-Qadi, pemuda penyandang disabilitas fisik dan salah satu penerima manfaat dari inisiatif ini, mengatakan berpartisipasi dalam pernikahan massal tersebut menandai momen yang telah lama ditunggu-tunggu setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan.
“Saya telah bertunangan selama bertahun-tahun, dan situasi ekonomi serta perang merupakan beberapa hambatan terbesar untuk menikah. Hari ini kami merasakan kebahagiaan yang besar dan berharap kehidupan pernikahan kami akan dimulai dengan baik,” ujar Al-Qadi kepada Anadolu Agency.