Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS



loading…

Israel bombardir Lebanon lagi pada Kamis, kurang dari 24 jam setelah keduanya menyetujui proposal gencatan senjata yang dimediasi AS. Foto/Palestine Chronicle

BEIRUT Israel kembali membombardir Lebanon selatan dan timur pada Kamis petang, yang menyebabkan delapan orang tewas dan 15 lainnya terluka. Serangan udara ini diluncurkan kurang dari 24 jam setelah Tel Aviv dan Beirut menyetujui proposal gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan mematikan Zionis Israel menargetkan kota Sohmor, Masaken, dan Arab Al-Jalil.

Sementara itu, militer Israel atau IDF mengeklaim sebuah rudal anti-tank yang ditembakkan oleh Hizbullah menewaskan seorang tentara Israel di Lebanon selatan. Israel juga menyalahkan Hizbullah atas kematian seorang tentara penjaga perdamaian PBB yang terluka dalam serangan mortir malam sebelumnya.

Baca Juga: Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Israel-Lebanon, Anggap Tak Tahu Malu

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Rabu bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat untuk menerapkan gencatan senjata dengan syarat “penghentian total” tembakan Hizbullah dan evakuasi para milisinya dari Sektor Litani Selatan.

Pernyataan itu mengatakan kedua pihak juga telah sepakat untuk memajukan “zona percontohan” di mana Angkatan Bersenjata Lebanon pada akhirnya akan mengambil kendali eksklusif “dengan mengesampingkan semua aktor non-negara.”



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *