China Ungkap Kapal Iran yang Dicegat AS Bukanlah Hadiah dari Beijing



loading…

Kapal induk AS berada di perairan. Foto/a news

BEIJING – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menolak klaim Presiden Donald Trump bahwa kapal kargo berbendera Iran yang dicegat oleh pasukan Amerika Serikat (AS) adalah “hadiah dari China”. Beijing menambahkan tuduhan tersebut tidak berdasarkan fakta.

Juru bicara Kementerian China, Guo Jiakun, juga mengatakan kepada wartawan bahwa perdagangan antar negara harus berlanjut seperti biasa.

AS telah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran dan mengendalikan pengiriman melalui Selat Hormuz selama lebih dari seminggu.

Sebagai tanggapan, Iran secara efektif menutup selat tersebut, menangkap kapal-kapal komersial, dan mengancam akan menghentikan semua perdagangan regional Teluk.

Pada masa damai, sekitar 20% minyak dan gas dunia dikirim melalui jalur air yang strategis yang menghubungkan Teluk dengan Samudra Hindia.

Sementara itu, perusahaan pelayaran Hapag-Lloyd mengatakan kapal berhasil melewati Selat Hormuz, empat kapal lainnya masih berada di Teluk.

Satu kapal Hapag-Lloyd telah berhasil melewati Selat Hormuz, lapor kantor berita Reuters.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *