
loading…
Para negosiator AS dan Iran sepakat perpanjang gencatan senjata selama 60 hari, tapi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei belum berikan persetujuan. Foto/Kurdistan24
Pimpinan Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei juga belum memberikan persetujuan akhir.
Baca Juga: Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Nirawak AS dan Tembaki 4 Kapal di Selat Hormuz
Pengumuman ini muncul ketika gencatan senjata saat ini antara kedua pihak berada di bawah tekanan setelah Amerika melancarkan beberapa serangan ke pelabuhan Bandar Abbas dan Iran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di Kuwait.
Kesepakatan baru ini dapat meredakan ketegangan saat kedua pihak bersiap untuk membahas isu-isu yang lebih pelik seperti program nuklir Iran dan pencabutan sanksi.
Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa Amerika dan Iran masih perlu menyelesaikan beberapa poin penting sebelum kesepakatan tentang perang dapat tercapai.
Vance mengatakan para negosiator “sedang bernegosiasi mengenai beberapa poin bahasa”, yang mencakup “masalah pengayaan”.
“Kita belum sampai di sana, tetapi kita sudah sangat dekat dan kita akan terus berupaya,” katanya, seperti dikutip BBC, Jumat (29/5/2026).