
loading…
Krisis Selat Hormuz tak bisa diselesaikan melalui perang. Foto/X/@ME_Observer_
Ia mengatakan kepada stasiun televisi IRIB bahwa intervensi AS untuk menciptakan apa yang disebutnya sebagai “jalur ilegal” melalui Selat Hormuz telah menyebabkan ketidakamanan di daerah tersebut.
Ia mengatakan angkatan bersenjata Iran akan “dengan tegas” membela hak-hak rakyat Iran di selat tersebut.
Akraminia menambahkan bahwa tentara terus memperbarui “daftar target” mereka.
4Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1. Memicu Krisis Dunia
Perang antara AS dan Iran atas Selat Hormuz tidak dapat diselesaikan melalui cara militer, seorang analis keamanan maritim memperingatkan, menambahkan bahwa pertempuran yang berkelanjutan hanya akan meningkatkan biaya bahan bakar dan makanan global.
“Saya rasa ini tidak akan pernah terselesaikan secara militer,” kata Ian Ralby, seorang peneliti senior di Center for Maritime Strategy dan presiden Auxilium Worldwide, dilansir Al Jazeera.
2. Diplomasi Jadi Jalan Terbaik
“Ada keinginan untuk terus berperang di satu sisi. Ada keinginan untuk terus mencoba menghancurkan dan mengurangi kapasitas di sisi lain. Itu hanyalah formula untuk konflik yang berkelanjutan. Dan sayangnya, itu bisa berarti masalah jangka panjang bagi Selat Hormuz sebagai jalur air yang dapat dilayari,” jelas Ian Ralby.
Ralby mengatakan pihak-pihak yang terkena dampak konflik kemungkinan akan mendorong diplomasi yang diperbarui meskipun mengubah dinamika itu akan sulit, mengingat “dua pihak yang mudah berubah, yang keduanya memiliki kepentingan yang cukup kuat untuk berhasil dan menang”.
3. Ada Upaya Klaim Saling Menang
“Sayangnya, AS memiliki pandangan yang sangat fleksibel tentang seperti apa kemenangan itu,” katanya. “Dan di pihak Iran, sekarang ada keinginan yang sangat jelas dan gagasan yang tegas bahwa perlu ada semacam pembalasan atas apa yang telah terjadi, dan itu adalah formula historis yang mengarah pada pertumpahan darah jangka panjang.”