
loading…
Presiden AS Donald Trump (kiri) ingin bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei meski kedua negara musuh bebuyutan. Foto/The New York Post
Mojtaba Khamenei (56) diyakini telah terluka dalam hari pertama agresi AS-Israel pada 28 Februari yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Mojtaba belum terlihat di depan umum sejak dia diangkat sebagai pengganti ayahnya.
Baca Juga: AS Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Makin Terlibat Melalui Perantara
“Saya ingin bertemu dengannya, dan mungkin kita akan bertemu suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan,” kata Trump kepada podcast “Pod Force One” TheNew York Post.
Trump menambahkan bahwa Mojtaba Khamenei “terlibat, tentu saja” ketika ditanya tentang kesehatan pemimpin Iran tersebut.
“Saya tidak mendengar kabar bahwa kondisinya baik,” kata Trump. “Jika Anda percaya cerita-cerita itu, dia kehilangan banyak bagian tubuh,” ujarnya.