Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran



loading…

Sistem pertahanan udara sudah diaktifkan, tapi belum ada serangan AS ke Teheran. Foto/X

TEHERAN – Sistem pertahanan udara di bagian timur Teheran diaktifkan. Namun, para pejabat mengatakan tidak ada serangan mematikan di ibu kota Iran tersebut.

Melansir Al Jazeera, ini adalah kali kedua sejak Nota Kesepahaman ditandatangani bahwa sistem pertahanan udara diaktifkan di ibu kota negara. Lokasi terdekat yang dihantam oleh AS adalah kota Semnan, sekitar dua jam perjalanan dari Teheran. Sebuah bandara sipil juga dihantam minggu lalu, tetapi di Teheran sejauh ini belum ada serangan.

Kemudian, media pemerintah Iran mengatakan bahwa sistem pertahanan udara telah diaktifkan di seluruh Teheran dan melaporkan serangan di seluruh negeri.

“Sumber berita melaporkan beberapa menit yang lalu bahwa aktivitas pertahanan udara terdengar di barat, timur, dan timur laut Teheran,” tulis TV pemerintah di Telegram.

Padahal, AS melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ke-11 berturut-turut pada Selasa malam, ketika Teheran memperingatkan AS agar tidak menargetkan fasilitas nuklirnya.

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan gelombang serangan tersebut “dirancang untuk terus menurunkan kemampuan Iran untuk mengancam pelayaran komersial” di Selat Hormuz.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa pertahanan udara diaktifkan di ibu kota Teheran. Ledakan juga dilaporkan di kota Tabriz di barat laut, pelabuhan Chabahar dan Konarak di tenggara, dan di kota Bushehr di selatan, tempat pembangkit listrik tenaga nuklir satu-satunya Iran berada.

Iran, yang telah membalas serangan AS dan sekutu-sekutu Timur Tengahnya, memperingatkan akan adanya pembalasan setelah Donald Trump mengatakan AS akan segera menyerang situs nuklir bawah tanah di dekat Natanz.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *