
loading…
Pengamat menilai menilai langkah cepat Menkeu Purbaya menjadi contoh penting bagaimana negara harus hadir ketika investasi strategis menghadapi hambatan birokrasi dan ketidakpastian di lapangan. Foto/Dok
Pengamat kebijakan publik Sigmaphi Indonesia, Gusti Raganata, menilai langkah cepat Menkeu Purbaya menjadi contoh penting bagaimana negara harus hadir ketika investasi strategis menghadapi hambatan birokrasi dan ketidakpastian di lapangan.
“Investor asing sangat memperhatikan konsistensi dan keberanian pemerintah dalam menyelesaikan masalah proyek. Ketika pemerintah pusat turun langsung melakukan debottlenecking, itu memberikan rasa aman bahwa investasi mereka tidak dibiarkan berjalan sendiri menghadapi hambatan administratif maupun konflik kewenangan,” ujar Gusti, dalam keterangan media, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga: Purbaya Geram Bahas Hambatan Investasi dan Operasional Sejumlah Perusahaan Besar
Menurutnya, proyek PSEL memiliki arti strategis karena tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah perkotaan, tetapi juga berkaitan dengan transisi energi, pengurangan emisi karbon, penciptaan lapangan kerja, dan modernisasi infrastruktur lingkungan Indonesia.
Gusti menambahkan bahwa langkah pemerintah tersebut juga menjadi sinyal positif di tengah meningkatnya persaingan antarnegara dalam menarik investasi global di sektor energi baru terbarukan dan pengelolaan lingkungan. Negara-negara di Asia Tenggara saat ini berlomba memberikan kepastian regulasi dan kemudahan investasi bagi investor internasional.
Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Ditanggung APBN, Purbaya: Nggak Sampai Rp1 Triliun
“Indonesia tidak boleh kalah hanya karena lambat mengambil keputusan atau terjebak ego sektoral antar instansi. Kepastian hukum, percepatan perizinan, dan keberanian menyelesaikan hambatan proyek akan menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan investor ke depan,” katanya.