Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten



loading…

CapCut Gala 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Platform penyuntingan video CapCut terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia melalui penyediaan solusi teknologi komprehensif dan pemberdayaan komunitas kreator. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung akselerasi ekonomi digital serta memperluas akses bagi pelaku industri lokal untuk menghasilkan konten berkualitas profesional.

Penyelenggaraan malam penghargaan “CapCut Gala 2026” pada akhir April lalu menjadi puncak apresiasi terhadap 21 kreator terbaik yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap ekosistem kreatif tanah air.

“Awalnya saya berprofesi sebagai karyawan, namun popularitas templat yang saya buat mendorong saya menjadi kreator penuh waktu hingga terpilih sebagai Top Creator CapCut 2026,” kata Kesi Ismayani, kreator asal Bogor, dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Kalis Mardiasih Cerita Tantangan Jadi Konten Kreator Isu Sosial, Pernah Diserang Fans Selebriti

Inisiatif CapCut ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif yang kini menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional. Berdasarkan data tahun 2025, sektor ekonomi kreatif Indonesia berhasil menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja, atau setara dengan 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional, meningkat dari 26,48 juta pada tahun sebelumnya.

Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2024 juga tercatat sangat signifikan, yakni mencapai Rp1.611,2 triliun atau sebesar 7,28 persen. CapCut hadir mengisi ruang pada subsektor film, animasi, video, dan konten digital yang menjadi bagian dari 17 subsektor prioritas yang dipantau oleh Kementerian Ekonomi Kreatif.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *