
loading…
PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid di kuartal I-2026. FOTO/MNC Media
“Kinerja positif pada awal 2026 menunjukkan strategi pengembangan aset hospitality dan kawasan pariwisata yang dijalankan Perseroan mulai memberikan hasil optimal,” demikian keterangan resmi KPIG, dikutip pada Senin (4/5/2026).
Baca Juga: KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Perseroan juga mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp589,1 miliar pada periode Januari-Maret 2026, meningkat 26,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp464,7 miliar. Segmen hospitality menjadi penyumbang terbesar pendapatan Perseroan dengan kontribusi mencapai 52% atau senilai Rp306,1 miliar, tumbuh 43,2% dibandingkan kuartal I-2025.
Sementara itu, pendapatan dari manajemen properti, apartemen, jasa lainnya, dan sewa ruang perkantoran tercatat sebesar Rp283 miliar atau naik 12,8% yoy. Pertumbuhan pendapatan turut mendorong peningkatan profitabilitas perusahaan. KPIG membukukan EBITDA sebesar Rp110,9 miliar atau meningkat 26,8 persen yoy dengan marjin EBITDA sebesar 18,8%. Adapun marjin laba bersih meningkat menjadi 16,1%.
Dari sisi neraca, posisi keuangan Perseroan dinilai tetap solid. Total aset KPIG per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp36,2 triliun, naik tipis 0,6% dibandingkan posisi akhir 2025. Sementara, total liabilitas turun menjadi Rp6,9 triliun dari sebelumnya Rp7,2 triliun, sedangkan total ekuitas meningkat menjadi Rp29,3 triliun.