
loading…
Hasil tersebut membuat Wolves tetap tertahan di dasar klasemen dengan 17 poin dari 33 pertandingan. Dengan lima laga tersisa, mereka sudah tidak mungkin lagi mengejar perolehan poin West Ham yang berada di posisi ke-17 atau batas aman dengan 33 poin.
Artinya, klub asal West Midlands itu harus mengakhiri kiprahnya di kasta tertinggi setelah delapan musim beruntun. Mereka terakhir kali bermain di divisi kedua pada musim 2017/2018 sebelum akhirnya promosi dan sempat menjadi tim kompetitif di Premier League.
Perjalanan Wolves musim ini memang jauh dari kata memuaskan. Tim sempat memulai kompetisi di bawah arahan Vítor Pereira, namun sang pelatih dipecat pada November akibat performa buruk. Posisi kemudian diisi oleh Rob Edwards, tetapi perubahan itu tidak mampu mengangkat performa tim secara signifikan.
Wolves bahkan baru meraih kemenangan pertama mereka pada Januari 2026. Secara keseluruhan, mereka hanya mampu mencatatkan tiga kemenangan, delapan hasil imbang, dan menelan 22 kekalahan sepanjang musim ini—catatan yang membuat mereka tak mampu keluar dari zona merah.
Di sisi lain, posisi Wolves musim depan di Premier League akan diambil oleh Coventry City yang sukses mengamankan promosi dari Championship. Tim asuhan Frank Lampard memastikan tiket naik kasta setelah hasil imbang 1-1 melawan Blackburn pada akhir pekan lalu.
Degradasi ini menjadi pukulan telak bagi Wolves, yang kini harus menyusun ulang kekuatan untuk kembali bersaing dan berusaha kembali ke Premier League musim berikutnya.
(sto)