
loading…
Anggota Komisi IX DPR Vita Ervina mengungkapkan bahwa berdasarkan data IDAI diketahui cakupan imunisasi dasar lengkap mencaoai 94 persen pada 2022. Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews
JAKARTA – Menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap vaksin telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan anak-anak Indonesia. Hal ini sejalan dengan peringatan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang menilai meningkatnya kembali kasus campak dan potensi ancaman polio sebagai fenomena re-emerging disease, yakni penyakit yang sebelumnya berhasil dikendalikan namun kini kembali muncul akibat menurunnya cakupan imunisasi.
Anggota Komisi IX DPR Vita Ervina mengungkapkan bahwa berdasarkan data diketahui cakupan imunisasi dasar lengkap sempat mencapai lebih dari 94 persen pada 2022. Namun, kini mengalami penurunan. Pada 2024 berada di kisaran 87 persen, dan pada 2025 belum mencapai target nasional.
Baca juga: Kemenkes Tegaskan Vaksin MR Aman, Stok Jutaan Dosis Disiapkan Hadapi Lonjakan Campak
Cakupan imunisasi bayi lengkap masih sekitar 68 persen, sementara imunisasi lengkap 14 antigen masih jauh dari ambang aman herd immunity sebesar 95 persen.