
loading…
Lab Indonesia 2026 resmi dibuka di Hall 5-7 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Foto/Istimewa.
Mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness,” Lab Indonesia 2026 menghadirkan 305 perusahaan dari 16 negara/wilayah, termasuk Amerika Serikat, China, Inggris, Jepang, Jerman, hingga Singapura.
Baca juga: BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Pameran ini juga menampilkan empat paviliun internasional dari China, Jerman, Korea Selatan, dan Malaysia. Sebanyak 921 teknologi dan solusi laboratorium dari 32 negara turut dipamerkan, dengan partisipasi 205 trade buyers serta target 15.000 pengunjung profesional.
Pada pembukaan acara, Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Ratno Nuryadi, menekankan pentingnya kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar pemangku kepentingan. Ia menyebut bahwa kualitas infrastruktur laboratorium, akses teknologi mutakhir, serta konektivitas antar pelaku menjadi kunci kemajuan riset dan industri.
Menurutnya, Lab Indonesia menjadi wadah strategis untuk mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kapasitas SDM, serta membuka peluang kolaborasi antara periset, industri, dan pemerintah.