Co-Firing Biomassa, PLN IP Berhasil Tekan 1,26 Juta Ton Emisi Karbon



loading…

Implementasi co-firing biomassa PLN IP berhasil menurunkan emisi hingga 1,26 juta ton emisi karbon pada 2025. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PLN Indonesia Power (PLN IP) mencatatkan produksi energi bersih berbasis biomassa sebesar 1.101,59 gigawatt hour (GWh) sepanjang 2025. Capaian tersebut meningkat 16% dibandingkan tahun sebelumnya seiring optimalisasi program co-firing biomassa di sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dikelola perusahaan.

“Produksi energi bersih berbasis biomassa sebesar 1.101,59 GWh ini merupakan bukti komitmen PLN Indonesia Power dalam mengakselerasi bauran energi hijau, sekaligus memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga. Implementasi co-firing kami jalankan secara prudent, bertahap, dan berbasis manajemen risiko, sehingga proses dekarbonisasi tidak mengganggu stabilitas pasokan listrik nasional,” ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: PLN IP Komitmen Optimalkan Energi Surya dengan Potensi 3.295 GW

Produksi energi tersebut dihasilkan melalui pemanfaatan 1.140.253 ton biomassa yang berasal dari berbagai limbah pertanian dan industri. Bahan baku yang digunakan antara lain serbuk kayu, cangkang sawit, pellet tandan kosong, sekam padi, woodchip, wood pellet, bonggol jagung, limbah racik uang kertas, hingga bahan bakar jumputan padat.

Pemanfaatan biomassa ini juga menjadi bagian dari implementasi prinsip ekonomi sirkular dengan mengonversi limbah menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Langkah tersebut sekaligus mendukung upaya pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil di sektor pembangkitan listrik.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *