Indonesia Open 2026 Jadi Ajang Unjuk Gigi Mobil Listrik Lokal



loading…

Indonesia Open 2026 bukan hanya panggung olahraga, tetapi juga arena pembuktian mobil listrik lokal di mata dunia. Foto: Polytron Indonesia

JAKARTA – Keputusan Polytron menjadikan G3+ sebagai kendaraan resmi Indonesia Open 2026 bukan sekadar soal sponsor, tetapi strategi untuk menempatkan mobil listrik lokal di panggung global.

Indonesia Open 2026 bukan turnamen biasa. Dengan status BWF World Tour Super 1000, ajang ini termasuk kasta tertinggi bulutangkis dunia dan akan digelar pada 2–7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Puluhan atlet elite dunia hadir, membawa eksposur internasional yang besar.

Keputusan Polytron menjadi Official Car Partner sekaligus sponsor utama bukan hanya bentuk dukungan olahraga, melainkan langkah strategis untuk memanfaatkan momentum global.

“Dukungan kami bukan sekadar sponsorship, melainkan kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem kompetisi berkualitas bagi atlet Indonesia,” ujar Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo.

Namun di balik pernyataan tersebut, terdapat kepentingan yang lebih luas: menjadikan ajang olahraga sebagai etalase teknologi nasional.

Polytron G3+: Bukan Sekadar Kendaraan Operasional

Sebagai kendaraan resmi, Polytron mengerahkan Polytron G3+ untuk mobilitas atlet. Fungsi utamanya memang logistik—mengangkut pemain, ofisial, dan kebutuhan event. Tetapi secara strategis, peran ini jauh lebih besar.

G3+ menjadi representasi langsung dari kemampuan industri otomotif listrik lokal di hadapan publik global.

Dari sisi teknis, kendaraan ini menawarkan:



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *