
loading…
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat. FOTO/ Mercedes-benz
MenurutReuters, produsen mobil Jerman menghadapi periode yang menantang karena penjualan dan pendapatan menurun di tengah industri otomotif global yang terdampak oleh ketegangan perdagangan, konflikgeopolitik, dan transisi teknologi.
Dulunya merupakan pusat industri otomotif global dengan Volkswagen, Mercedes-Benz, BMW, Audi, Porsche, dan banyak lagi, industri otomotif Jerman baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda penurunan akibat perubahan global.
Menurut analisis dari firma konsultan EY, pendapatan perusahaan otomotifglobalbesar pada kuartal pertama tahun 2026 meningkat sebesar 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh produsen Jepang dan Amerika.
Sebaliknya, produsen mobil Jerman mencatat penurunan pendapatan sebesar 4%, yang menunjukkan bahwa mereka secara bertahap kehilangan pangsa pasar kepada pesaing internasional.
Constantin Gall, seorang ahli otomotif di EY, meyakini bahwa industri otomotif Jerman sedang mengalami transformasi struktural yang mendalam. Produsen mobil Jerman menghadapi berbagai tantangan secara bersamaan, termasuk melemahnya pasar utama seperti AS dan Tiongkok, kelebihan kapasitas, investasi perangkat lunak yang signifikan, dan pengembangan kendaraan listrik yang lebih lambat dari perkiraan.