Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?



loading…

Selama ini chip Apple paling canggih dibuat TSMC di Taiwan. Foto: Gemini

CALIFORNIA – Presiden Donald Trump mengumumkan: Apple setuju bekerja sama dengan Intel. Merancang dan memproduksi chip. Di Amerika. Diumumkan lewat Truth Social, Kamis.

Pasar langsung bereaksi. Saham Intel melonjak — 7 persen ke rekor (versi Reuters), bahkan disebut 10 persen ke sekitar USD133. Tahun ini saja Intel sudah naik 228 persen. Apple? Naik tipis, 0,8 persen.

Selama ini chip Apple paling canggih dibuat TSMC di Taiwan. Satu pemasok. Satu pulau.

Masalahnya, TSMC lagi kewalahan. Permintaan chip AI dari Nvidia dan AMD membeludak. Antreannya panjang.

Intel pernah memasok prosesor Mac sekitar 15 tahun, sampai 2020. Lalu Apple pindah ke chip M-series buatan sendiri — yang diproduksi TSMC. M-series itulah yang mendongkrak penjualan Mac.

Sekarang Apple mau menyebar risiko. Tambah kapasitas. Tambah lokasi produksi.

Dampak #1: harga bisa naik

Ini bagian yang paling kena ke konsumen. CEO Apple Tim Cook sudah memberi sinyal. Kenaikan harga, katanya, “tak terhindarkan”. Penyebabnya: harga chip memori dan penyimpanan melonjak — gara-gara permintaan AI.

Artinya sederhana. Chip makin mahal. Gadget makin mahal. Termasuk iPhone dan MacBook Anda.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *