Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026



loading…

Perjalanan impresif Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 melahirkan sebuah tradisi baru yang kini menjadi simbol kebersamaan antara pemain dan para pendukung / Foto: Ilustrasi AI

Perjalanan impresif Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 melahirkan sebuah tradisi baru yang kini menjadi simbol kebersamaan antara pemain dan para pendukung. Bukan lagi “Three Lions” atau “Vindaloo”, melainkan lagu legendaris Oasis, Wonderwall, yang kini menggema setiap kali The Three Lions meraih kemenangan.

Tradisi itu kembali terlihat usai Inggris menyingkirkan Norwegia 2-1 pada babak perempat final di Stadion Miami, Minggu (12/7/2026). Seusai peluit panjang berbunyi, para pemain bersama ribuan pendukung kompak menyanyikan Wonderwall. Momen emosional itu juga disaksikan langsung oleh legenda sepak bola Inggris, David Beckham, yang hadir bersama putra-putranya.

Vokalis Oasis, Liam Gallagher, bahkan ikut menyemangati tim nasional negaranya melalui media sosial dengan pesan singkat, “Come on England, come on Wonderwall.” Sejak awal turnamen, Wonderwall selalu berkumandang setelah lima kemenangan Inggris di Amerika Serikat dan Meksiko.

Baca Juga: Jersey Antonela Jadi Jimat Keberuntungan Argentina?

Lagu yang dirilis pada 1995 itu kini menjelma menjadi “lagu keberuntungan” baru bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Pencipta lagu tersebut, Noel Gallagher, menyambut hangat fenomena itu.

Gallagher mengatakan bahwa Wonderwall kini telah menjadi milik semua orang. “Wonderwall adalah milik rakyat. Itu adalah momen ajaib antara para pemain dan para pendukung,” ujar Gallagher dikutip dari BBC, Senin (13/7/2026).

Popularitas Wonderwall ikut terdongkrak berkat viralnya selebrasi para pemain Inggris. Lagu tersebut kembali masuk ke 40 besar tangga lagu Inggris dan melonjak dari posisi ke-32 ke peringkat ke-11 hanya dalam sepekan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *