
loading…
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Balogun membawa Amerika Serikat unggul pada menit ke-45 lewat penyelesaian dari dalam kotak penalti. Gol itu menjadi jawaban setelah ia lebih dahulu melihat golnya pada menit ke-32 dianulir akibat offside tipis. Amerika Serikat tampil lebih efektif sepanjang babak pertama, tetapi pertandingan berubah arah ketika Balogun diusir wasit Raphael Claus pada menit ke-64.
Penyerang berusia 24 tahun tersebut terlibat perebutan bola dengan Tarik Muharemovic. Dalam tayangan ulang, kaki Balogun memang mengenai pergelangan kaki lawannya setelah keduanya berusaha menjangkau bola liar. Namun, insiden itu terjadi dalam duel yang terlihat tidak disengaja dan tanpa gerakan berbahaya yang jelas. Claus tetap memilih kartu merah setelah memeriksa VAR, keputusan yang langsung memancing ketidakpercayaan dari Weston McKennie, staf pelatih, hingga Mauricio Pochettino di pinggir lapangan.
Keputusan itu membuat Bosnia mendapatkan keuntungan jumlah pemain selama lebih dari 25 menit terakhir. Bosnia meningkatkan tekanan dengan mengandalkan umpan silang serta tembakan dari luar kotak penalti, tetapi pertahanan Amerika Serikat tetap mampu bertahan. Matt Freese beberapa kali mengamankan peluang, sementara Chris Richards dan Tim Ream melakukan blok penting ketika Bosnia mulai lebih agresif memburu gol penyama kedudukan.
Alih-alih goyah, Amerika Serikat malah menambah keunggulan pada menit ke-82. Malik Tillman menjadi pembeda lewat tendangan bebas melengkung dari depan kotak penalti yang melampaui pagar hidup dan tak dapat dijangkau Nikola Vasilj. Gol tersebut menutup peluang Bosnia untuk bangkit sekaligus mengunci kemenangan 2-0 bagi tuan rumah.
Christian Pulisic mengakui kartu merah Balogun membuat laga berjalan jauh dari rencana Amerika Serikat. Meski demikian, ia menilai respons tim setelah kehilangan satu pemain menunjukkan mentalitas yang dibutuhkan untuk bersaing di fase gugur. “Kami harus menggali lebih dalam. Kartu merah itu membuat pertandingan tidak berjalan seperti yang kami inginkan, tetapi kami memperlihatkan bahwa tim ini kuat,” ujar Pulisic.
Hasil tersebut mempertemukan Amerika Serikat dengan Belgia pada babak 16 besar. Laga itu dijadwalkan berlangsung di Seattle, Washington, Senin (6/7/2026), dan menjadi kesempatan bagi Amerika Serikat untuk membalas kekalahan dari Belgia pada fase yang sama di Piala Dunia 2014.
(sto)