FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris



loading…

FIFA Terpaksa Langgar Aturan Sendiri Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Argentina vs Inggris

ATLANTA – FIFA harus membuat pengecualian terhadap salah satu aturan yang mereka terapkan sendiri menjelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris. Penyebabnya bukan karena faktor pertandingan, melainkan sebuah logo raksasa yang tidak bisa disembunyikan di stadion.

Laga panas Argentina kontra Inggris akan digelar di Atlanta Stadium, Georgia, Rabu (15/7) dini hari WIB. Stadion berkapasitas sekitar 71 ribu penonton itu menjadi lokasi semifinal kedua setelah sebelumnya juga menggelar pertandingan babak 16 besar saat Argentina mengalahkan Mesir 3-2.

Menjelang pertandingan, FIFA sebenarnya telah mengabulkan permintaan Argentina untuk mengenakan jersey biru tua. Namun, badan sepak bola dunia itu juga menghadapi persoalan lain yang membuat mereka harus melanggar regulasi turnamen.

Dalam aturan resmi Piala Dunia, seluruh stadion tuan rumah wajib menutupi identitas sponsor komersial yang terpasang di arena pertandingan. Karena itu, sejumlah stadion menggunakan nama sementara selama turnamen berlangsung.

MetLife Stadium, misalnya, diubah menjadi New York New Jersey Stadium sebagai lokasi final Piala Dunia. Begitu pula AT&T Stadium yang menjadi Dallas Stadium, Hard Rock Stadium berubah menjadi Miami Stadium, hingga Gillette Stadium yang selama turnamen disebut Boston Stadium.

Namun, aturan tersebut tidak sepenuhnya bisa diterapkan di Atlanta Stadium.

FIFA tidak berhasil menutupi logo Mercedes berukuran besar yang terpasang di atap stadion. Setelah melalui pembahasan selama sekitar 18 bulan, FIFA akhirnya memberikan pengecualian dan mengizinkan logo tersebut tetap terlihat selama penyelenggaraan Piala Dunia.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *