
loading…
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Foto/Riyan Rizki Roshali
“Saya juga melaporkan persiapan Lebaran yang akan datang, karena beberapa tempat ya, tanggal 19 itu kan Hari Nyepi. Hari Nyepi kita tahu tidak boleh ada suara berisik, tidak boleh ada kendaraan, padahal malamnya ada teman-teman kita takbir,” kata Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Nasaruddin menyebut, pihaknya sudah bersepakat dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh Bali agar malam takbiran ini tidak bertentangan dengan perayaan Nyepi.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
“Alhamdulillah kami melapor kepada Bapak Presiden, sudah ada kesepakatan dengan pemerintah setempat dan tokoh-tokoh di Bali bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi. Cuma syaratnya ya Nyepinya berjalan, tapi takbirnya juga berjalan,” jelasnya.