DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun



loading…

Demam berdarah dengue kini bisa menyerang kapan saja tak mengenal musim. Foto: Ilustrasi/Healthday

JAKARTADemam berdarah dengue (DBD) selama ini identik dengan musim hujan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti itu kini tidak bisa sekadar dianggap sebagai penyakit musiman.

Dalam studi terbatu Jakarta Dengue Forum yang dikutip dari rilis resmi Takeda, disebutkan bahwa risiko penularan dengue di Indonesia dapat terjadi sepanjang tahun. Itu mengapa upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), mengatakan besarnya dampak dengue terhadap kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman serius.

Baca Juga : Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai

Menurutnya, penanganan dengue juga tidak cukup hanya berfokus pada pasien yang sudah terinfeksi. Upaya pencegahan harus diperkuat agar angka kasus, rawat inap, hingga kematian dapat ditekan.

“Menghadapi ancaman penyakit dengue yang begitu berat dan meluas, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan satu atau dua upaya pencegahan konvensional seperti 3M Plus. Kita membutuhkan sesuatu yang komprehensif,” ujar Prof. Sri dikuti dari rilis resmi Takeda.

Pendekatan komprehensif yang dimaksud di antaranya pengendalian vektor nyamuk, penguatan diagnosis dini di fasilitas kesehatan, dan pemanfaatan intervensi medis yang tersedia untuk pencegahan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *