Bukan Hantu, ‘Monster Pabrik Rambut’ Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan



loading…

Para pemain dan kru film Monster Pabrik Rambut. Foto: Poplicist Publicist

JAKARTA – Pulang larut malam, kurang tidur, dan terus mengejar target sering dianggap lumrah. Banyak pekerja bahkan menerima kondisi itu sebagai bagian kesuksesan. Waktu bersama keluarga perlahan berkurang karena tuntutan pekerjaan.

Ruang untuk beristirahat pun kerap tersingkir oleh kewajiban kantor. Keresahan itulah yang menjadi fondasi cerita film Monster Pabrik Rambut. Film terbaru karya sutradara Edwin tersebut akan tayang mulai 4 Juni 2026.

Alih-alih menghadirkan hantu atau kutukan, film ini menawarkan sumber ketakutan yang lebih dekat. Cerita berpusat pada sebuah pabrik rambut dengan para pekerja yang kelelahan. Mereka terus bekerja meski kondisi fisik semakin terkuras.

Di tengah rutinitas tersebut, berbagai kejadian janggal mulai bermunculan. Sosok Bos Maryati yang diperankan Didik Nini Thowok turut memperkuat ketegangan. Senyum ramahnya menyimpan sisi eksploitatif yang perlahan terungkap sepanjang cerita.

Bagi Rachel Amanda yang memerankan Putri, tema yang diangkat film ini terasa sangat relevan. Menurutnya, banyak pekerja pernah mengalami tekanan serupa dalam kehidupan nyata. Budaya lembur sering dipandang sebagai bukti loyalitas dan dedikasi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *