Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran, Apa Alasannya?



loading…

Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak usulan Israel menyerang situs nuklir Iran, menurut laporan New York Times pada Rabu malam (16/4/2025).

Laporan itu mengutip pejabat Gedung Putih dan pihak lain yang mengetahui masalah tersebut. Trump dilaporkan memilih mengejar kesepakatan baru dengan Teheran.

Menurut NYT, Israel telah menyusun rencana menyerang fasilitas nuklir Iran pada awal Mei, yang bertujuan menunda kemampuannya mengembangkan senjata nuklir selama satu tahun atau lebih.

Setelah mempertimbangkan kombinasi serangan udara dan serangan komando, rezim apartheid Zionis tersebut dilaporkan mengusulkan “kampanye pengeboman ekstensif” yang akan berlangsung lebih dari sepekan.

Pejabat Israel berharap AS tidak hanya akan menyetujui operasi tersebut tetapi juga secara aktif mendukungnya.

Namun, Trump menolak rencana tersebut awal bulan ini, setelah “konsensus kasar” di Gedung Putih.

Wakil Presiden J.D. Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard termasuk di antara pejabat tinggi pemerintahan yang dilaporkan menyuarakan kekhawatiran serangan tersebut akan “memicu konflik yang lebih luas dengan Iran.”

Iran dan Israel saling serang pada bulan April dan Oktober tahun lalu, menandai eskalasi paling dramatis antara kedua rival regional tersebut.

Trump mengoyak perjanjian yang didukung PBB tahun 2015 mengenai program nuklir Iran selama masa jabatan pertamanya.

Dia menuduh Teheran diam-diam melanggar kesepakatan tersebut dan AS memberlakukan kembali sanksi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *