AYIMUN Al-Muhajirien MUN, Ruang Kolaborasi 200 Anak Muda dari Berbagai Sekolah



loading…

Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) sukses menyelenggarakan AYIMUN Presents Al-Muhajirien MUN pada 11–12 April 2026 di Bekasi. Foto/istimewa

JAKARTA – Dalam upaya mendorong semangat diplomasi dan kepemimpinan generasi muda, Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) sukses menyelenggarakan AYIMUN Presents Al-Muhajirien MUN pada 11–12 April 2026 di Four Points by Sheraton Bekasi. Kegiatan ini mendapat dukungan serta dihadiri oleh Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia), Dr. Tri Adhianto Tjahyono (Wali Kota Bekasi), dan H. M. Syafiudin, B.Comm, ST (Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai).

Konferensi ini diselenggarakan oleh International Global Network (IGN), organisasi pendidikan internasional yang berfokus pada pengembangan generasi muda (youth development) dan dengan slogan “Connecting Dreams” yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pemuda untuk menemukan minat mereka, mengembangkan soft skills, dan menghubungkan mereka dengan dunia. International Global Network telah melaksanakan lebih dari 60 program internasional dari tahun 2016 yang dihadiri oleh para pemuda-pemuda di dunia.

IGN memiliki 2 program unggulan, yaitu Asia World Model United Nations (AWMUN) dan Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN). Kedua program kami masuk dalam 5 besar MUN terbaik di Asia dan telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah Kementerian Pendidikan Republik Indonesia dan PAJSK di bawah Kementerian Pendidikan Malaysia. Melalui program edukasi seperti MUN (Model United Nations) yang menghadirkan simulasi konferensi MUN yang komprehensif, IGN berkolaborasi dengan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai untuk mempersatukan ratusan calon pemimpin muda masa depan.

Dalam sambutan pembukaannya, President IGN, Muhammad Fahrizal, menyampaikan, “At AYIMUN Presents Al-Muhajirien MUN, we believe that Model United Nations is more than just a simulation. It is a transformative learning experience. Through MUN, students are exposed to global issues, diverse perspectives, and real-world diplomacy. Participation in programs like AYIMUN demonstrates initiative, global awareness, critical thinking, and communication skills. With that, it is my great pleasure to officially welcome you to AYIMUN Presents Al-Muhajirien MUN,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai, H. M. Syafiudin, B.Comm, ST, menjelaskan bahwa, “Salah satu program yang diperoleh siswa/i kami di bawah naungan Yayasan Waqaf Al-Muhajirin Jakapermai adalah program AGILE yang berkolaborasi dengan International Global Network. AGILE menjadi bagian dari program besar kami Global Perspectives dengan assessment akhir mengikuti program Al-Muhajirien MUN, sebagai wadah menerapkan keterampilan tersebut secara nyata ” ungkapnya.

Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, juga menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan ini di Kota Bekasi. “Saya melihat program seperti AYIMUN ini bukan sekedar kegiatan, tapi simulasi dunia nyata. Disini kalian belajar bagaimana menyampaikan gagasan, bernegosiasi, berdebat secara sehat dan memahami bagaimana dunia hari ini bekerja. Ini adalah skill yg kedepan sangat dibutuhkan, terutama oleh kota kota besar seperti Bekasi. Kita tidak hanya butuh tenaga kerja. Kita butuh anak muda yg mampu menjadi communicator, negotiator dan pemimpin,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, turut memberikan dukungan terhadap International Global Network dan upaya penguatan kapasitas generasi muda melalui kegiatan seperti MUN. “This program aligns with President Prabowo’s mission to build a strong Indonesian generation through healthy competition across various fields, in preparation for Generasi Emas 2045. It is also in line with my policy and vision of “Pendidikan Bermutu untuk Semua” (Quality Education for All). Good education not only prepares us to build our nation, but also to become global leaders,” ungkapnya. Beliau juga berkesempatan untuk menceritakan seperti apa kekuatan mimpi dan memberikan motivasi kepada seluruh delegasi untuk tidak takut bermimpi tinggi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *