
loading…
YKB Daerah Kalimantan Timur menggandeng DLH Kota Balikpapan dan PT Pegadaian KCP Manggar Balikpapan untuk mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis edukasi dan ekonomi. FOTO/dok.SindoNews
Ketua Pengurus YKB Daerah Kalimantan Timur Natasha Endar Priantoro mengatakan program itu bertujuan membangun kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus memberikan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah.
“Di tahun 2025 Kota Balikpapan menghasilkan 540 ton sampah per hari. Ini adalah tantangan yang harus diselesaikan bersama dan YKB Kalimantan Timur ingin berkontribusi melalui program pengelolaan sampah yang dilakukan siswa-siswi SD Kemala Bhayangkari 01 Balikpapan,” ujar Natasha dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu Mulai 1 Agustus, Pramono Bakal Ajak Jumhur Duduk Bareng
Melalui program tersebut, siswa dan orang tua aktif memilah sampah dari rumah maupun sekolah untuk kemudian disetorkan ke Bank Sampah Induk “Kota Hijau” Balikpapan binaan DLH Kota Balikpapan. Sampah bernilai ekonomis seperti botol plastik, kertas, karton, dan kaleng selanjutnya ditimbang dan dikonversi menjadi tabungan emas Pegadaian.