Permintaan Gas PLN Diproyeksi Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Pilar Transisi Energi



loading…

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto dalam forum internasional 11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memproyeksikan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik akan terus meningkat seiring lonjakan konsumsi listrik nasional dan percepatan elektrifikasi di berbagai sektor. Hingga 2034, kebutuhan gas PLN diperkirakan tumbuh sekitar 4,5% per tahun, dengan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) sebagai tulang punggung dalam mendukung transisi energi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, dalam forum internasional “11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026” yang diselenggarakan di Bali, Kamis (7/5) lalu. Forum ini merupakan salah satu platform LNG di Asia Tenggara, yang mempertemukan pelaku industri gas global untuk membahas perkembangan rantai pasok LNG di Indonesia.

Rakhmad menjelaskan bahwa sektor ketenagalistrikan akan menjadi penggerak utama pertumbuhan energi nasional. Berdasarkan proyeksi McKinsey dan RUKN 2025, elektrifikasi baik di industri, transportasi, rumah tangga hingga data center akan meningkatkan kontribusi kelistrikan dari 28% di 2025 menjadi 38% atas keseluruhan kebutuhan energi primer Indonesia pada 2035.

“ Power sector diproyeksikan tumbuh paling tinggi sekitar 4.6-5.4% per tahun, didorong elektrifikasi di sektor transportasi, industri, residensial, hingga pertumbuhan data center,” ujar Rakhmad dalam keterangan pers, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Pasar Energi Global di Ambang Bencana, Pasokan LNG Anjlok hingga 20%



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *