
loading…
Penguatan talenta siber menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. FOTO/iStock Photo
Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Dandy Yudha Feryawan, menekankan pentingnya kemampuan generasi muda dalam mengoptimalkan keterampilan menjadi nilai ekonomi.
“Akses informasi saja tidak cukup, yang terpenting adalah bagaimana skill bisa dimonetisasi, termasuk melalui kemampuan negosiasi dan menentukan value diri,” ujar dia, dikutip pada Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: ITB Dorong Percepatan Akses Digital Indonesia
Menurut dia, sekitar 84 persen Gen Z di Indonesia telah aktif di ruang digital, namun 64 persen di antaranya masih menghadapi tantangan dalam pengembangan diri. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan tidak hanya pada kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan non-teknis seperti negosiasi dan personal branding.
Program Cyber Breaker 2026 Season 3 menjadi kelanjutan dari inisiatif sebelumnya yang mencatat peningkatan partisipasi signifikan, dari 137 peserta pada musim pertama menjadi 616 peserta pada musim kedua, dengan jangkauan lebih dari 2,3 juta tayangan digital.