Pelaksana Konstruksi dan Ahli Teknik Siap Kawal Proses Konstruksi Pesantren



loading…

GAPENSI dan Gabungan Ahli Teknik Indonesia (GATENSI) menekankan, pentingnya integritas, kepatuhan terhadap standar teknis, dan keselamatan dalam setiap proses pembangunan. Foto/Dok ITS

JAKARTA – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Seluruh Indonesia (GAPENSI) dan Gabungan Ahli Teknik Indonesia (GATENSI)menekankan,pentingnya integritas, kepatuhan terhadap standar teknis, dan keselamatan dalam setiap proses pembangunan di tengahinsiden ambruknya mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny , Sidoarjo, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi awal, ucap Ketua Umum GAPENSI Andi Rukman Karumpa, terdapat indikasi kegagalan konstruksi sebagai penyebab musibah ini. “GAPENSI dan GATENSI menekankan pentingnya pendekatan yang bijaksana dalam menangani kasus ini, tanpa terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi,” terang Andi di Jakarta, Jumat (3/10).

GAPENSI dan GATENSI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Andi Rukman Karumpa mendoakan korban meninggal dunia diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Baca Juga: Usai Tragedi Al Khoziny, Pemerintah Bentuk Satgas Pembangunan Pesantren

“Kami turut berduka cita kepada para santri, keluarga, pengasuh ponpes, dan seluruh masyarakat yang terdampak,” ujar Andi dalam pernyataan bersama GAPENSI dan GATENSI.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *